Menyambut Idul Adha 27 Mei 2026, DMI DKI Jakarta Serukan Masjid dan Mushola Sebagai Pusat Ibadah serta Solidaritas Sosial

NusaTribune.com / Jakarta – Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah yang akan jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026, Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi DKI Jakarta mengajak seluruh pengurus masjid dan mushola di wilayah Ibu Kota untuk menjadikan momentum ini sebagai sarana memperkuat nilai ketakwaan, solidaritas sosial, serta peran strategis rumah ibadah dalam melayani umat.

 

Himbauan ini disampaikan langsung oleh Ketua DMI DKI Jakarta, KH. Ma’mun Al Ayyubi, bersama Sekretaris, KH. Zulfajri, pada Minggu (17/5/2026). Mereka menekankan bahwa Idul Adha bukan sekadar ritual penyembelihan hewan qurban, melainkan simbol keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian sosial sebagaimana dicontohkan oleh Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS.

 

“Semangat Idul Adha harus menghadirkan nilai pengabdian, kepedulian, dan kebersamaan. Masjid dan mushola harus tampil sebagai pusat ibadah sekaligus pusat pelayanan sosial umat,” tegas KH. Ma’mun Al Ayyubi di Jakarta.

 

Sehubungan dengan pelaksanaan ibadah qurban yang akan berlangsung serentak pada 27 Mei 2026, DMI Provinsi DKI Jakarta menyampaikan tujuh poin himbauan penting kepada seluruh panitia qurban dan pengurus masjid serta mushola:

 

Pelaksanaan Tertib dan Aman: Menyelenggarakan Takbiran, Shalat Idul Adha, dan penyembelihan hewan qurban secara tertib, khidmat, serta menjaga kenyamanan dan ketertiban lingkungan sekitar.

 

Kepatuhan Syariat dan Kesehatan Hewan: Memastikan proses penyembelihan memenuhi ketentuan syariat Islam, serta memperhatikan aspek kesehatan hewan, kebersihan lokasi, dan sanitasi lingkungan.

 

Prinsip Ramah Lingkungan: Mengedepankan pengelolaan limbah qurban yang baik dan benar agar tidak menimbulkan pencemaran lingkungan maupun gangguan kesehatan bagi masyarakat sekitar.

 

Distribusi Adil dan Tepat Sasaran: Mengatur pembagian daging qurban secara adil, transparan, dan tepat sasaran, dengan prioritas utama bagi kaum dhuafa, pekerja informal, dan warga kurang mampu di lingkungan sekitar masjid atau mushola.

 

Pelibatan Pemuda dan Masyarakat: Melibatkan unsur remaja masjid/mushola dan masyarakat umum dalam kepanitiaan sebagai bentuk pendidikan sosial, semangat gotong royong, dan pemberdayaan umat.

 

Menjaga Kerukunan Umat: Menciptakan suasana persaudaraan dan keteduhan dakwah, serta secara tegas menghindari segala bentuk provokasi, ujaran kebencian, atau tindakan yang dapat memicu perpecahan.

 

Koordinasi Lintas Sektor: Menjalin koordinasi aktif dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, petugas kesehatan hewan, dan tokoh masyarakat untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan kondusif.

 

DMI DKI Jakarta juga mengajak seluruh umat Islam untuk merefleksikan makna qurban di tengah tantangan sosial dan ekonomi masyarakat perkotaan saat ini.

 

“Qurban bukan sekadar menyembelih hewan, tetapi menghadirkan kepedulian, keikhlasan, dan semangat berbagi kepada sesama. Inilah nilai luhur yang harus terus dihidupkan oleh masjid dan mushola di Jakarta,” tambah KH. Ma’mun.

 

Selain itu, DMI mendorong masjid dan mushola di DKI Jakarta untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat fungsi edukasi keagamaan, serta mengkonsolidasikan diri sebagai pusat persatuan dan pemberdayaan masyarakat.

 

Dengan komitmen bersama, DMI Provinsi DKI Jakarta berharap perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 H pada 27 Mei 2026 dapat berlangsung dengan aman, damai, tertib, sehat, dan penuh keberkahan bagi seluruh masyarakat Jakarta.

Jakarta 17, Mei 2026

DEWAN MASJID INDONESIA (DMI) PROPINSI DKI JAKARTA 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *