NusaTribune.com / Jakarta – Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kota Administrasi Jakarta Utara menggelar Rapat Koordinasi Strategis yang dihadiri oleh perwakilan FKDM dari seluruh kecamatan se-Jakarta Utara(31/3/2026)
Pertemuan yang berlangsung di Sekretariat FKDM Jakarta Utara, Lantai 8 Kantor Walikota, ini menjadi momentum krusial untuk menyatukan langkah antara FKDM tingkat Kelurahan, Kecamatan, dan Kota dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif.
Ketua FKDM Kota Jakarta Utara, Bapak Asman Safei, dalam sambutannya menekankan bahwa kehadiran utusan dari seluruh kecamatan menandakan kesiapan organisasi untuk bekerja nyata.
Ia menegaskan bahwa FKDM tidak boleh hanya menjadi wadah formalitas, melainkan harus aktif membangun situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) serta menjaga citra baik organisasi di mata publik.
“FKDM Jakarta Utara harus benar-benar bekerja dan membangun demi keamanan dan ketertiban di masyarakat. Kita bertugas membangun citra yang baik melalui aksi nyata di lapangan.
Dengan pertemuan ini, segala masalah yang ada di Jakarta Utara dapat diselesaikan secara bersama-sama,” tegas Asman Safei.
Sinergi Total dari Akar Rumput hingga Pimpinan Kota
Inti dari rapat ini adalah penguatan sinergi tiga tingkatan organisasi.
Asman Safei menyerukan agar FKDM Kelurahan, FKDM Kecamatan, dan FKDM Kota bergerak sebagai satu kesatuan tubuh organisasi yang solid tanpa sekat hierarki yang menghambat komunikasi.
Menyambut hal tersebut, Sekretaris FKDM Kota Jakarta Utara, Bapak Syamsudin, menyampaikan harapannya agar kolaborasi ini dapat berjalan efektif.
“Kami berharap sinergi antara FKDM Kecamatan dan FKDM Kelurahan ini bisa berjalan dengan lancar dan produktif. Ketika koordinasi di tingkat akar rumput kuat, maka respons terhadap permasalahan masyarakat akan semakin cepat dan tepat,” ujar Syamsudin.
Membangun Kemitraan Strategis dengan Stakeholder
Selain memperkuat internal, FKDM Jakarta Utara juga berkomitmen untuk terus memperluas kemitraan strategis dengan berbagai stakeholder, termasuk instansi pemerintah, kepolisian, tokoh agama, dan sektor swasta.
Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa setiap isu yang diangkat mendapatkan dukungan solusi yang komprehensif dan berkelanjutan.
Keputusan Strategis Hasil Rapat
Sebagai wujud konkret dari arahan pimpinan dan semangat sinergi tersebut, rapat menghasilkan beberapa keputusan penting:
Penerbitan ID Card Terpusat:
Untuk menjamin legitimasi dan akuntabilitas anggota, akan diterbitkan Kartu Tanda Anggota (ID Card) resmi bagi seluruh pengurus dan anggota FKDM dari tingkat kelurahan hingga kota, dengan target penyelesaian pada awal April 2026.
Optimalisasi Peran Korwil:
Koordinator Wilayah (Korwil) di setiap kecamatan diwajibkan melakukan pemantauan dan kunjungan lapangan secara rutin minimal dua kali seminggu untuk menyerap aspirasi dan mendeteksi dini potensi gangguan keamanan.
Sistem Laporan Terintegrasi:
Penerapan mekanisme pelaporan yang menghubungkan data dari kelurahan, kecamatan, hingga kota untuk memudahkan pemetaan masalah secara real-time.
Rencana Penguatan Kapasitas:
Akan segera dilaksanakan Bimbingan Teknis (BIMTEK) pada 30 April 2026 dan Rapat Kerja (Raker) pada Mei 2026 untuk menyelaraskan program kerja dan meningkatkan kapasitas anggota.
Satu Visi untuk Jakarta Utara yang Aman
Melalui rapat ini, FKDM Jakarta Utara di bawah kepemimpinan Asman Safei dan Syamsudin bertekad menjadi mitra terpercaya pemerintah dan pelindung aspirasi masyarakat.
Dengan semangat “Satu Organisasi, Satu Tujuan”, FKDM berkomitmen menghapus ego sektoral dan fokus pada pelayanan serta keamanan warga Jakarta Utara.
“Mari kita buktikan bahwa dengan sinergi yang kuat, tidak ada masalah yang tidak bisa kita selesaikan. FKDM Jakarta Utara siap berkontribusi lebih besar bagi stabilitas dan kemajuan ibu kota,” tutup Asman Safei.
Sekretariat FKDM Kota Jakarta Utara akan segera mendistribusikan surat edaran resmi terkait implementasi keputusan rapat ini kepada seluruh jajaran FKDM di wilayah Jakarta Utara.
Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Jakarta Utara adalah wadah koordinasi unsur masyarakat yang berperan aktif dalam menjembatani aspirasi warga dengan pemerintah, serta berupaya menyelesaikan permasalahan sosial dan keamanan melalui pendekatan musyawarah, kekeluargaan, dan kemitraan strategis.
Jurnalis
Jaya Putra













