Nusatribune.com / Flores – Di tengah situasi darurat pascagempa bumi yang melanda wilayah Flores, kepedulian dan pelayanan kemanusiaan terus diberikan jajaran Pori kepada masyarakat terdampak. Salah satunya melalui tenaga kesehatan Pusdokkes Polri dan Biddokkes Polda NTT yang membantu proses persalinan seorang korban gempa di tenda pengungsian di Reo, Kabupaten Manggarai, Selasa (18/8).
Dalam kondisi serba terbatas di lokasi pengungsian, tenaga kesehatan setempat bersama personel Dokpol Polri memberikan pendampingan medis untuk memastikan proses persalinan berjalan dengan baik.
Ibu Melania Jelita berhasil melahirkan bayinya dalam kondisi sehat dan selamat setelah mendapatkan bantuan dari tenaga kesehatan, termasuk Dokter Wahyu dari Pusddokkes Polri.
Kabiddokkes Polda NTT Kombes Pol dr. Hery Purwanto, M.Si., Med., Sp.B., mengatakan pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak bencana menjadi salah satu prioritas jajaran Polda NTT.
“Dalam situasi bencana, pelayanan kesehatan harus tetap berjalan. Personel Dokkes Polri bersama tenaga kesehatan lainnya terus memberikan bantuan medis kepada masyarakat yang membutuhkan, termasuk membantu proses persalinan di lokasi pengungsian,” ujar Kombes Pol dr. Hery Purwanto.
Menurutnya, keterbatasan fasilitas di lokasi pengungsian tidak menjadi penghalang bagi tenaga kesehatan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Puji syukur, proses persalinan Ibu Melania Jelita berjalan dengan baik dan ibu bersama bayinya dalam keadaan sehat dan selamat. Ini merupakan bagian dari pengabdian kami untuk memastikan masyarakat terdampak bencana tetap mendapatkan pelayanan kesehatan,” tambahnya.
Momen persalinan tersebut juga mendapat apresiasi dan ucapan terima kasih dari tenaga kesehatan setempat kepada Dokkes Polri yang telah memberikan bantuan dalam proses persalinan.













