Breaking News
Panglima TNI Pimpin Pemberangkatan Misi PBB Satgas Kizi TNI Konga XXXVII-M MINUSCA Panglima TNI Hadiri Rapat Dewan Pertahanan Nasional Dipimpin Menhan RI Polres Cilegon Ungkap Kasus Penganiayaan di Pulomerak, Dipicu Akibat Dendam Lama Gotong Royong Bersama Warga, Satgas TMMD Ke-130 Targetkan Pengecoran Jembatan Rampung Hari Ini Tingkatkan Penanganan Karhutla di Palembang, Satgas Udara Semai 5,6 Ton Garam NaCl (Puspen TNI). TNI bersama BMKG dan tim gabungan terus mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Palembang, Sumatera Selatan, melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) terpadu, Senin (2/11/2026). Satgas Udara Lanud Sri Mulyono Herlambang (SMH) menyebarkan 5,6 ton garam semai (NaCl) menggunakan pesawat Hercules C-130 dan Cassa NC-212. Berdasarkan pemantauan BMKG melalui radar dan penakar hujan, dan informasi dari TNI dilapangan operasi penyemaian tersebut telah membuahkan hasil, ditandai dengan terjadinya hujan di sebagian besar wilayah Sumatera Selatan. Panglima TNI menegaskan bahwa operasi modifikasi cuaca merupakan bagian dari misi kemanusiaan, kepedulian dan tanggung jawab TNI untuk melindungi keselamatan masyarakat. “Operasi modifikasi cuaca tidak hanya sekadar pemadaman Karhutla, tapi juga merupakan misi kemanusiaan untuk menyelamatkan korban terdampak,” tegasnya. Melalui pengerahan alutsista udara dan koordinasi dengan instansi terkait, TNI terus mengoptimalkan dukungan dalam penanganan karhutla guna melindungi masyarakat serta meminimalkan dampak bencana di wilayah terdampak.
POLRI  

Aksi Humanis Personel Polri di Mekah, Gendong Jemaah Lansia yang Terjatuh Usai Umrah Wajib

NusaTribune.com / Mekah — Aksi sigap dan humanis ditunjukkan personel Polri, Iptu Agung Pranoto, yang tergabung dalam Tim Amirul Hajj saat menjalankan tugas pelayanan dan pengamanan jemaah haji Indonesia di Tanah Suci.

 

Di tengah padatnya arus jemaah usai melaksanakan umrah wajib, Iptu Agung membantu seorang jemaah haji lanjut usia yang terjatuh di area pintu keluar menuju Terminal Syib Amir, Mekah. Lokasi tersebut merupakan salah satu titik penting pergerakan jemaah menuju area transportasi.

 

Peristiwa bermula saat Iptu Agung melihat seorang kakek tampak kelelahan dan tiba-tiba terjatuh di tengah jalur perlintasan jemaah. Melihat kondisi tersebut, ia langsung menghampiri dan memberikan pertolongan.

 

Tanpa menunggu lama, iptu Agung menggendong jemaah lansia tersebut untuk menjauh dari kepadatan. Langkah itu dilakukan agar jemaah mendapatkan ruang aman dan tidak terdesak arus pergerakan jemaah lain.

 

“Tiba-tiba beliau terjatuh di pertengahan pintu keluar arah Terminal Syib Amir. Begitu saya lihat, langsung saya gendong sampai akhirnya menemukan kursi roda di pintu jalur terminal untuk membantu proses evakuasi selanjutnya,” ujar iptu Agung.

 

Aksi spontan tersebut menjadi bentuk nyata kehadiran Polri dalam memberikan pelayanan kemanusiaan kepada jemaah haji Indonesia. Tidak hanya menjaga keamanan, personel Polri juga hadir membantu jemaah yang membutuhkan pertolongan langsung di lapangan.

 

Kehadiran personel Polri di titik-titik padat jemaah menjadi bagian dari upaya mendukung kelancaran, keselamatan, dan kenyamanan ibadah haji. Terutama bagi jemaah lanjut usia yang membutuhkan perhatian dan pendampingan lebih.

 

Aksi iptu Agung di Mekah menjadi pengingat bahwa tugas pengabdian Polri tidak mengenal batas wilayah. Semangat melayani, melindungi, dan membantu masyarakat tetap dijalankan, termasuk saat bertugas mendampingi jemaah Indonesia di Tanah Suci.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *