Breaking News
Panglima TNI Pimpin Pemberangkatan Misi PBB Satgas Kizi TNI Konga XXXVII-M MINUSCA Panglima TNI Hadiri Rapat Dewan Pertahanan Nasional Dipimpin Menhan RI Polres Cilegon Ungkap Kasus Penganiayaan di Pulomerak, Dipicu Akibat Dendam Lama Gotong Royong Bersama Warga, Satgas TMMD Ke-130 Targetkan Pengecoran Jembatan Rampung Hari Ini Tingkatkan Penanganan Karhutla di Palembang, Satgas Udara Semai 5,6 Ton Garam NaCl (Puspen TNI). TNI bersama BMKG dan tim gabungan terus mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Palembang, Sumatera Selatan, melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) terpadu, Senin (2/11/2026). Satgas Udara Lanud Sri Mulyono Herlambang (SMH) menyebarkan 5,6 ton garam semai (NaCl) menggunakan pesawat Hercules C-130 dan Cassa NC-212. Berdasarkan pemantauan BMKG melalui radar dan penakar hujan, dan informasi dari TNI dilapangan operasi penyemaian tersebut telah membuahkan hasil, ditandai dengan terjadinya hujan di sebagian besar wilayah Sumatera Selatan. Panglima TNI menegaskan bahwa operasi modifikasi cuaca merupakan bagian dari misi kemanusiaan, kepedulian dan tanggung jawab TNI untuk melindungi keselamatan masyarakat. “Operasi modifikasi cuaca tidak hanya sekadar pemadaman Karhutla, tapi juga merupakan misi kemanusiaan untuk menyelamatkan korban terdampak,” tegasnya. Melalui pengerahan alutsista udara dan koordinasi dengan instansi terkait, TNI terus mengoptimalkan dukungan dalam penanganan karhutla guna melindungi masyarakat serta meminimalkan dampak bencana di wilayah terdampak.
TNI  

Panglima TNI Pimpin Pemberangkatan Misi PBB Satgas Kizi TNI Konga XXXVII-M MINUSCA

Nusatribune.com / Puspen TNI – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) pada Upacara Pemberangkatan Satgas Kizi TNI Konga XXXVII-M MINUSCA TA 2026 yang digelar di Lapangan Gelanggang Olahraga (GOR) Ahmad Yani, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (3/11/2026). Sebanyak 180 prajurit TNI diberangkatkan untuk mengemban misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Republik Afrika Tengah. Momentum ini memperkuat diplomasi militer Indonesia di kancah internasional melalui kontribusi aktif dalam menjaga perdamaian dan stabilitas global.

 

Panglima TNI dalam amanatnya menyampaikan bahwa dinamika lingkungan strategis yang diwarnai konflik bersenjata serta ancaman kelompok bersenjata, menuntut kesiapsiagaan, kewaspadaan, dan kemampuan adaptasi yang tinggi. “Setiap prajurit harus mampu memahami perkembangan situasi, mengantisipasi risiko, serta melaksanakan tugas secara tepat sesuai mandat PBB dan ketentuan yang berlaku”, pungkas Panglima TNI.

 

Lebih lanjut, Panglima TNI menekankan agar seluruh prajurit memelihara soliditas, disiplin, kesehatan, dan kewaspadaan. Menghormati masyarakat setempat, lindungi warga sipil, serta hindari segala bentuk pelanggaran. Kehadiran Satgas Kizi TNI Konga XXXVII-M diharapkan memberikan kontribusi nyata bagi keberhasilan misi MINUSCA sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai negara yang konsisten mendukung perdamaian, stabilitas, dan keamanan dunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *