Breaking News
Panglima TNI Hadiri Rapat Dewan Pertahanan Nasional Dipimpin Menhan RI Polres Cilegon Ungkap Kasus Penganiayaan di Pulomerak, Dipicu Akibat Dendam Lama Gotong Royong Bersama Warga, Satgas TMMD Ke-130 Targetkan Pengecoran Jembatan Rampung Hari Ini Tingkatkan Penanganan Karhutla di Palembang, Satgas Udara Semai 5,6 Ton Garam NaCl (Puspen TNI). TNI bersama BMKG dan tim gabungan terus mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Palembang, Sumatera Selatan, melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) terpadu, Senin (2/11/2026). Satgas Udara Lanud Sri Mulyono Herlambang (SMH) menyebarkan 5,6 ton garam semai (NaCl) menggunakan pesawat Hercules C-130 dan Cassa NC-212. Berdasarkan pemantauan BMKG melalui radar dan penakar hujan, dan informasi dari TNI dilapangan operasi penyemaian tersebut telah membuahkan hasil, ditandai dengan terjadinya hujan di sebagian besar wilayah Sumatera Selatan. Panglima TNI menegaskan bahwa operasi modifikasi cuaca merupakan bagian dari misi kemanusiaan, kepedulian dan tanggung jawab TNI untuk melindungi keselamatan masyarakat. “Operasi modifikasi cuaca tidak hanya sekadar pemadaman Karhutla, tapi juga merupakan misi kemanusiaan untuk menyelamatkan korban terdampak,” tegasnya. Melalui pengerahan alutsista udara dan koordinasi dengan instansi terkait, TNI terus mengoptimalkan dukungan dalam penanganan karhutla guna melindungi masyarakat serta meminimalkan dampak bencana di wilayah terdampak. TNI Kembali Semai 8,4 Ton NaCl di Kalimantan
TNI  

Lanud Sjamsudin Noor Dukung Operasi Modifikasi Cuaca, Perkuat Upaya Penanganan Karhutla Kalimantan

NusaTribune.com / Banjarbaru – Lanud Sjamsudin Noor terus mendukung upaya pemerintah dalam penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) melalui dukungan terhadap pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di wilayah Kalimantan, Rabu (23/09/2026).

 

Dukungan tersebut semakin strategis menyusul upaya pemerintah mengalihkan pusat operasi OMC ke Bandara Syamsudin Noor, Banjarbaru, setelah kondisi kabut asap di Kalimantan Tengah menyebabkan operasi dari Bandara Tjilik Riwut terkendala jarak pandang. Operasi OMC diarahkan untuk memanfaatkan potensi awan hujan guna membantu mengurangi dampak karhutla dan kabut asap.

 

Dalam pelaksanaannya, Lanud Sjamsudin Noor mendukung kesiapan operasional penerbangan, koordinasi serta kelancaran aktivitas pesawat OMC dari pangkalan udara. Sinergi tersebut menjadi bagian dari upaya bersama pemerintah, BNPB, BMKG, TNI dan unsur terkait dalam memperkuat penanganan karhutla secara terpadu.

 

Melalui dukungan terhadap OMC, Lanud Sjamsudin Noor menunjukkan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam mendukung penanggulangan bencana, menjaga keselamatan masyarakat serta membantu meminimalkan dampak karhutla terhadap lingkungan dan aktivitas penerbangan. (Pen Lanud Sjamsudin Noor)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *