Agama  

Idul Adha 1447 H: Kekhidmatan Jamaah Masjid Nurul Amal Cermin Ketakwaan Umat di Jakarta Utara

NusaTribune.com / Jakarta Utara – Suasana khidmat dan khusyuk terasa begitu kental saat ratusan umat Islam melaksanakan Sholat Idul Adha 1447 Hijriah di Masjid Nurul Amal, Jalan Sunter Muara RT 018/05, Kelurahan Sunter Agung, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Rabu (27/5/2026) pagi.

 

Keistimewaan pelaksanaan ibadah tahun ini terletak pada antusiasme tinggi dari seluruh lapisan jamaah, khususnya kehadiran Bapak-bapak dan Ibu-ibu yang memadati area masjid. Sekitar 500 jamaah terlihat memenuhi setiap shaf, mulai dari lantai dasar hingga lantai dua, menciptakan harmoni ibadah yang tertib dan penuh kekhusyukan.

 

Sholat Idul Adha dipimpin oleh Imam sekaligus Khatib, Ustadz Anugrah Huda, S.P,D, dengan Ustadz Susanto sebagai Bilal/Muadzin. Turut hadir memantau jalannya ibadah, Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Nurul Amal, Ustadz Syarifudin, S.Ag.

Kehadiran Bapak dan Ibu Ciptakan Harmoni Ibadah

Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya di mana dominasi jamaah pria sering kali lebih menonjol, Idul Adha tahun ini mencatat partisipasi aktif dan signifikan dari para Ibu-ibu. Mereka terlihat rapi mengenakan mukena, mengisi shaf khusus dengan disiplin tinggi, sementara para Bapak-bapak mengisi shaf utama dengan ketenangan.

 

“Alhamdulillah, kehadiran Bapak-bapak dan Ibu-ibu dalam jumlah besar sangat memperkuat suasana khidmat hari ini. Terlihat jelas bagaimana keteraturan shaf pria dan wanita menciptakan kenyamanan dalam beribadah. Ini menunjukkan kesadaran spiritual warga Sunter Muara yang semakin matang,” ujar Ustadz Anugrah Huda, S.P.D., usai memimpin sholat.

 

Beliau menambahkan, antusiasme tersebut bukan hanya sekadar hadir, tetapi juga tercermin dari kesungguhan dalam mengikuti rangkaian ibadah dari awal hingga akhir.

Rekor Kurban di Tengah Permukiman Padat

Di balik suasana khidmat tersebut, semangat berkurban warga juga membludak. Masjid Nurul Amal berhasil menghimpun dan menyalurkan total 9 ekor sapi dan 13 ekor kambing. Jumlah ini dinilai sangat luar biasa mengingat lokasi masjid berada di tengah permukiman padat penduduk di kawasan gang.

 

Tarono, Perwakilan Panitia Kurban, menyampaikan apresiasi mendalam kepada para donatur, baik Bapak-bapak maupun Ibu-ibu kepala keluarga, yang telah mempercayakan hewan kurbannya melalui masjid.

 

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh jamaah, Bapak-bapak dan Ibu-ibu, yang telah menyalurkan hewan kurbannya. Kepercayaan ini menjadi amanah besar bagi kami untuk menyalurkannya tepat sasaran kepada warga yang membutuhkan,” kata Tarono.

Khutbah: Keteladanan Ibrahim dan Ismail AS

Dalam khutbahnya, Ustadz Anugrah Huda mengajak jamaah untuk merefleksikan makna pengorbanan melalui kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS. Ia menekankan bahwa keikhlasan adalah kunci utama dalam menjalankan perintah Allah SWT.

 

“Qurban mengingatkan kita pada keteladanan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail. Di tengah keramaian dunia, mari kita jaga hati agar tetap ikhlas dan takwa, sebagaimana dicontohkan oleh para Nabi,” tegasnya.

 

Ustadz Anugrah juga mendoakan para jamaah haji Indonesia yang sedang menjalankan puncak ibadah di Tanah Suci pada Hari Arafah, serta berharap agar warga yang belum mampu berangkat haji dapat diberi kesempatan di tahun depan.

Kolaborasi Ulama dan Masyarakat

Kehadiran Ustadz Anugrah Huda sebagai khatib merupakan hasil sinergi antara dirinya yang aktif di Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Ketua DKM Ustadz Syarifudin yang aktif di Dewan Masjid Indonesia (DMI).

 

“Ini pertama kalinya saya menjadi khatib dan imam Idul Adha di RW 05 Sunter Muara. Saya salut kepada warga sini. Meski masjid berada di dalam gang, namun semangat Bapak-bapak dan Ibu-ibu untuk beribadah dan berkurban sangat tinggi. Suasananya sangat khidmat,” pungkasnya.

 

Usai kegiatan di Masjid Nurul Amal, Ustadz Anugrah Huda dijadwalkan melanjutkan agenda pemotongan hewan kurban di Masjid Al-Musabihin, Jakarta Utara.

 

Dengan tersalurnya 22 ekor hewan kurban, Masjid Nurul Amal berkomitmen untuk segera mendistribusikan daging tersebut kepada warga kurang mampu, memastikan bahwa semangat berbagi dan kepedulian sosial dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat Sunter Agung.

(Red/Jaya Putra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *