NusaTribune.com / Jakarta Utara – Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) se-Kecamatan Tanjung Priok sukses menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) strategis pada Senin (6/4/2026). Acara yang merupakan realisasi dari Surat Undangan Nomor 04/KS.FKDM-TP/IV/2026 tertanggal 6 April 2026 ini berlangsung di Lantai 2 Kantor Kecamatan Tanjung Priok, Jalan Yos Sudarso No. 22 (sebelumnya dikenal sebagai area Kebon Bawang), Jakarta Utara.
Rapat yang dijadwalkan pukul 15.00 hingga 17.30 WIB ini dihadiri secara lengkap oleh unsur pimpinan kota, kecamatan, serta perwakilan utuh dari tujuh kelurahan di wilayah Tanjung Priok, yakni: Tanjung Priok, Sungai Bambu, Warakas, Kebon Bawang, Papanggo, Sunter Agung, dan Sunter Jaya.
Setiap kelurahan mengirimkan Ketua dan Sekretaris sesuai mandat undangan yang ditandatangani oleh Ketua FKDM Kecamatan, Nurdianah, dan Sekretaris, Rachmat
Hadirnya Pimpinan Kota dan Arahan Strategis
Rakor ini mendapatkan perhatian khusus dengan kehadiran Ketua FKDM Kota Administrasi Jakarta Utara, Asman Safei, serta Wakil Camat Tanjung Priok, Dwi Panji, yang mewakili Camat setempat.
Kehadiran mereka menandakan urgensi peran FKDM dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah pesisir ibu kota.
Dalam arahannya, Asman Safei menyampaikan optimisme terhadap sinergi kepemimpinan Mpo Nurdianah dan Rahmat Curahno (Sekretaris Pelaksana) di tingkat kecamatan.
“Saya yakin, di bawah komando kedua pemimpin ini, FKDM di tujuh kelurahan bisa terus dimajukan. Mari kita jaga agar FKDM se-Tanjung Priok berjalan beriringan dan selaras,” ujar Asman.
Transformasi Peran: Dari Administratif ke Detektor Konflik
Poin paling krusial dalam rapat ini disampaikan oleh Wakil Camat Dwi Panji.
Ia mengkritisi pola kerja FKDM yang selama ini cenderung administratif dan menuntut transformasi menjadi garda terdepan dalam deteksi dini konflik.
Dwi Panji secara spesifik menyoroti situasi genting di Kelurahan Warakas, terkait rencana penggusuran sekitar 170 hingga 200 Kepala Keluarga (KK) yang bermukim di bantaran bawah jalan tol.
“FKDM bukan sekadar pencatat notulensi. Kita harus tahu masalah di lapangan. Di Warakas sekarang ada isu panas penggusuran. Saya berharap FKDM segera merespons, turun ke lokasi, dan mencari fakta dengan respek sebelum isu ini meledak,” tegas Dwi Panji.
Instruksi ini menjadi tugas segera bagi FKDM Kelurahan Warakas dan jajaran kecamatan untuk melakukan mitigasi potensi konflik sosial.
Agenda Internal: Sinkronisasi Laporan dan Atribut
Sesuai agenda dalam surat undangan, rapat juga membahas tiga hal teknis penting:
Diseminasi Informasi: Penyampaian hasil rapat FKDM tingkat Kota Jakarta kepada seluruh kelurahan.
Standarisasi Pelaporan: Pembahasan mekanisme dan format pelaporan kegiatan agar seragam dan akuntabel.
Penjadwalan Turun Lapangan: Penetapan jadwal koordinasi lanjutan ke masing-masing kelurahan.
Selain itu, dalam diskusi terbuka, dibahas pula rencana standarisasi atribut organisasi berupa Kartu Tanda Anggota (KTA) dan seragam dinas.
Mpo Nurdianah menekankan prinsip penyelesaian masalah internal secara kekeluargaan. “Kalau ada masalah, cepat-cepat kita selesaikan di internal agar fokus kita tidak terpecah,” ujarnya.
Komitmen “Mitra Satya Waspada”
Rapat yang dipandu oleh Sekretaris FKDM Kecamatan, Rahmat Curahno, ini ditutup dengan foto bersama seluruh peserta sebagai simbol komitmen mewujudkan slogan FKDM: “Mitra Satya Waspada”
Langkah konkret pasca-rapat meliputi pembentukan tim verifikasi fakta untuk kasus Warakas dan percepatan distribusi informasi ke tingkat RW/RT di tujuh kelurahan tersebut.
Dengan terlaksananya rakor ini, FKDM Kecamatan Tanjung Priok menegaskan posisinya sebagai mitra strategis pemerintah dan masyarakat dalam mencegah konflik sosial, terutama di tengah dinamika pembangunan infrastruktur Jakarta Utara tahun 2026.
Tentang FKDM
Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) adalah wadah partisipasi masyarakat yang dibentuk untuk mendeteksi dini dan mencegah potensi konflik sosial, isu SARA, serta gangguan keamanan lainnya. Sekretariat FKDM Kecamatan Tanjung Priok berlokasi di Kantor Camat Lantai 4, Jl. Yos Sudarso No. 22, Jakarta Utara.
Jurnalis
Jaya Putra







