Breaking News
Polres Cilegon Ungkap Kasus Penganiayaan di Pulomerak, Dipicu Akibat Dendam Lama Gotong Royong Bersama Warga, Satgas TMMD Ke-130 Targetkan Pengecoran Jembatan Rampung Hari Ini Tingkatkan Penanganan Karhutla di Palembang, Satgas Udara Semai 5,6 Ton Garam NaCl (Puspen TNI). TNI bersama BMKG dan tim gabungan terus mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Palembang, Sumatera Selatan, melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) terpadu, Senin (2/11/2026). Satgas Udara Lanud Sri Mulyono Herlambang (SMH) menyebarkan 5,6 ton garam semai (NaCl) menggunakan pesawat Hercules C-130 dan Cassa NC-212. Berdasarkan pemantauan BMKG melalui radar dan penakar hujan, dan informasi dari TNI dilapangan operasi penyemaian tersebut telah membuahkan hasil, ditandai dengan terjadinya hujan di sebagian besar wilayah Sumatera Selatan. Panglima TNI menegaskan bahwa operasi modifikasi cuaca merupakan bagian dari misi kemanusiaan, kepedulian dan tanggung jawab TNI untuk melindungi keselamatan masyarakat. “Operasi modifikasi cuaca tidak hanya sekadar pemadaman Karhutla, tapi juga merupakan misi kemanusiaan untuk menyelamatkan korban terdampak,” tegasnya. Melalui pengerahan alutsista udara dan koordinasi dengan instansi terkait, TNI terus mengoptimalkan dukungan dalam penanganan karhutla guna melindungi masyarakat serta meminimalkan dampak bencana di wilayah terdampak. TNI Kembali Semai 8,4 Ton NaCl di Kalimantan Dansatgas TMMD Ke-130 Cek Pipanisasi, Pastikan Air Bersih Mengalir Lancar
POLRI  

Polda Metro Jaya Berhasil Cegah Upaya Penyusupan, May Day 2026 Kondusif

NusaTribune.com / Jakarta — Polda Metro Jaya memastikan peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di Jakarta berjalan aman, tertib, dan kondusif, Jumat (1/5/2026). Kegiatan berlangsung di sejumlah titik, antara lain Monas, Gedung DPR/MPR RI, dan Kantor Dinas Tenaga Kerja Provinsi DKI Jakarta.

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengapresiasi buruh yang telah menyampaikan aspirasi secara damai dan bertanggung jawab.

“Alhamdulillah kegiatan May Day berjalan aman, tertib, dan dapat dikendalikan. Kami mengapresiasi saudara-saudara buruh yang telah menyampaikan aspirasi dengan baik,” ujarnya saat konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jumat (1/5/2026) malam.

Kombes Pol Budi mengatakan, Polda Metro Jaya mengedepankan pelayanan pengamanan yang humanis, persuasif, dan edukatif. Petugas juga memastikan arus lalu lintas tetap berjalan lancar di sekitar lokasi kegiatan.

Ia menyebut, perwakilan peserta aksi telah diterima Wakil Ketua DPR RI beserta tim untuk menyampaikan tuntutan secara langsung. Namun, Polda Metro Jaya menemukan indikasi adanya kelompok tertentu yang diduga hendak menyusupi aksi damai tersebut.

“Satgas Penegakan Hukum Polda Metro Jaya menemukan indikasi adanya upaya kelompok tertentu untuk menciderai momen penyampaian pendapat yang damai,” jelasnya.

Sementara, Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin mengatakan, polisi melakukan deteksi dini dan pencegahan untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas.

Polisi mengamankan sejumlah barang yang diduga akan digunakan untuk membuat kerusuhan, antara lain botol kosong, kain pemicu, bahan bakar, paku beton, ketapel, gotri, senjata tajam, alat komunikasi, sejumlah uang, serta dokumen rencana kegiatan.

Menurut Kombes Pol Iman, kelompok tersebut diduga berencana menyusup ke massa aksi, memicu kegaduhan, mengadu domba antar elemen buruh, merusak fasilitas umum, dan menyerang petugas.

Saat ini, sejumlah orang masih dimintai keterangan. Mereka sebagian besar berusia 20 hingga 35 tahun dan banyak berasal dari luar Jakarta.

“Setelah selesai memberikan keterangan, mereka akan segera kembali ke rumah masing-masing. Kami juga menghubungi pihak keluarga untuk memastikan keamanan mereka,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Kombes Pol Budi menegaskan, pihak yang sedang didalami bukan bagian dari buruh yang menyampaikan aspirasi secara damai, melainkan kelompok yang diduga memanfaatkan momentum May Day untuk mengganggu ketertiban umum.

“Polda Metro Jaya akan terus hadir dan menjalankan tugas secara profesional, proporsional, dan akuntabel sebagai penjaga kehidupan, pembangun peradaban, dan pejuang kemanusiaan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *